Harga saham PT Garuda Indonesia dengan kode saham GIAA menunjukan tren meningkat sejak awal tahun 2012. Pada 25 Juli 2012, harga saham GIAA ditutup pada harga Rp. 750. Harga saham GIAA diprediksi akan menguat hingga beberapa minggu kedepan menyusul peningkatan permintaan jasa transportasi menjelang lebaran yang diperkirakan akan jatuh pada tanggal 19 Agustus 2012.
Peningkatan harga saham GIAA menjelang lebaran ditunjukan pula pada grafik harga saham GIAA menjelang lebaran tahun 2011, yang jatuh pada tanggal 31 Agustus 2011. Pada lebaran tahun 2011, penumpang Garuda tercatat meningkat sebesar 26,45%.
grafik harga saham GIAA menjelang lebaran 2011
Walaupun terlihat menjanjikan, terdapat beberapa faktor yang bisa menghambat tren peningkatan harga saham GIAA, yaitu :
- IPO Garuda pada harga Rp. 750 yang sempat anjlok 1,5 tahun lalu membuat pemegang-pemegang saham GIAA cenderung menjual pada harga tersebut, sehingga tren peningkatan harga GIAA akan tertahan oleh aksi jual pada kisaran Rp. 750
- Ketidakstabilan perekonomian global, terutama di zona Euro, turut mempengaruhi IHSG dan harga saham GIAA
level resistance psikologis GIAA di Rp.750
Terlepas dari hal-hal yang menghambat kenaikan harga saham GIAA tersebut, ada faktor-faktor yang dapat dipertimbangkan menjadi pendukung kenaikan saham GIAA kedepan, yaitu :
- terpilihnya Garuda menjadi pusat pelatihan teknisi airbus satu-satunya di Asia. Klik disini untuk berita selengkapnya
- Garuda yang menjadi official partner dari klub sepakbola Liverpool. Hal ini bisa menjadi indikasi sedang menggeliatnya bisnis dari Garuda. Klik disini untuk berita selengkapnya.
- Ditetapkannya Garuda sebagai "The World's Best Regional Airline" melalui penghargaan di Farnborough Airshow di Inggris. Selain itu, Garuda juga mendapat penghargaan sebagai "The Best Regional Airline in Asia". Klik disini untuk berita selengkapnya.
- Tren penurunan harga avtur membuat biaya operasional GIAA dapat terus tertekan.
Berdasarkan analisis tersebut, kami memprediksi saham GIAA akan bergerak fluktuatif cenderung meningkat untuk beberapa minggu kedepan.


No comments:
Post a Comment