kenaikan harga saham ADRO ini didukung oleh :
- peningkatan laba bersih (Net Income) ADRO pada kuartal tiga 2011 yaitu US$ 376.046.000. Laba bersih ini meningkat hampir 100% jika dibandingkan dengan laba bersih (ADRO) pada kuartal tiga 2010 yaitu US$ 191.378.000.
- Laba bersih per lembar saham dasarnya juga meningkat tajam, dari US$ 0,00598 pada kuartal tuga 2010 menjadi US$ 0,01176 pada kuartal tiga 2011.
- Sektor energi terdorong karena peningkatan harga minyak ke US$ 96/barrel karena adanya ketegangan di Iran. (selengkapnya klik sini )
- Rencana ADRO untuk membagikan dividen interim sekitar Rp.20 per lembar saham (selengkapnya klik di sini (Inilah.com) )
Namun, peningkatan harga saham ADRO ini dihambat oleh :
- Kondisi pasar yang masih ragu-ragu dan bersikap “wait and see”
- Somasi yang diajukan PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) terhadap Adaro (ADRO) terkait lahan tambang yang dioperasikan. Kuasa hukum PTBA juga menyatakan bahwa bukti-bukti tertulis yang diajukan oleh ADRO tidak kuat. (selengkapnya klik disini (detik) )
Kesimpulan
Kami memprediksi harga saham ADRO akan terus meningkat hingga beberapa minggu kedepan. Namun perlu dicermati pula faktor-faktor penghambat peningkatan saham ADRO yang dijelaskan diatas. Hati-hati juga dengan kemungkinan koreksi harga saham ADRO. Kami memprediksi akan ada koreksi harga saham dalam ADRO waktu dekat ini.

No comments:
Post a Comment